Pentingnya Peran Sekolah, Keluarga Dan Lingkungan Untuk Cegah Prilaku Bullying
Muara Enim-KabariRakyat.com-Prilaku bullying atau perundungan saat ini masih menjadi perhatian banyak pihak. Berbagai lembaga baik pemerintah maupun kelompok kelompok yang konsen terhadap prilaku yang bisa merusak mental baik korban maupun pelaku ini, terus berusaha mencari solusi demi memghindari hal tersebut.
Menyikapi hal ini, mahasiswi Hukum Universitas Serasan dalam program KKN nya, mencoba memberikan pengertian tentang perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak serta ikut menyuarakan STOP terhadap perundungan serta pembullyan terhadap orang lain . Para mahasiswa kkn juga sosialisasi kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim akan bahaya serta upaya apa untuk menghindari serta menyikapi prilaku perundungan.
Dalm kesempatan tersebut, Eno Putri Perdana salah satu Mahasiswi pada kesempatan tersebut memgatakan, di SMP 5 Gunung Megang yang juga merupakan sekolah ramah anak, memudahkan dirinya dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahayanya tindakan pembullyan.
“Prilaku pembulliyan atau perundungan, bagi korban bisa menimbulkan depresi, kecemasan, rendah diri, bahkan pemikiran untuk bunuh diri. Selain itu gangguan emosi, merasa takut, stres, atau trauma berkepanjangan serta menurunnya prestasi akademis menjadi dampak yang terlihat pada korban,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya lagi, gangguan kesehatan fisik serta kesulitan berinteraksi atau bersosialisasi dan menarikndirinserta sulit mempercayai orang lain serta isolasi sosial juga dampak yang tidak bisa dianggap remeh bagi korban kedepannya.
“Tidak hanya korban, pelaku sendiri juga secara tidak langsung mengalami kecendrungam prilaku agresif, beresiko dalam tindakan kriminal, sulit menjalim hubungan baik dan akan sering terlibat masalah disekolah maupun diluar sekolah,” tambahnya.
Untuk itu, lanjutnya lagi, peran sekolah, keluarga dan lingkungan sangat penting dalam menciptakan lingkungan aman dan nyaman, memberikan kesadaran melalui edukasi, membangun komunikasi yang baik. “dari itu diharapkan prilaku tersebut bisa ditekan sehingga kasus hukum terkait bullying bisa ditekan,” pungkasnya.(ewin)






